19 April 2009

Pak Guru... Bu Guru, Apa Kabar? (1)

Kendati kita ketika masih sekolah nakalnya na'udzubillah, tapi ketika telah lulus sekian lama jasa para guru menjadi hal yang tak terlupakan. Tak terkecuali teman-teman seangkatan yang saat ini tersebar di seluruh penjuru dunia.
Berikut saya muat profil beberapa guru yang mengajar saya dan teman-teman seangkatan Alumni 1990 SMA Negeri 1 Cilacap. Mudah - mudahan bisa mengobati rasa kangen teman - teman terhadap mereka. Karenanya tulisan ini memang saya tujukan buat teman-teman alumni SMA Negeri 1 Cilacap khususnya angkatan 1990.

1. Dra. Hastuti, Sk (Bu Tuti - Kepala Sekolah)
Beliau adalah yang menjabat Kepala sekolah jaman. Beliau adalah satu-satunya kepala sekolah perempuan sepanjang sejarah sekolah kita. (setidaknya hingga hari ini). Sekitar tahun 1991 beliau pindah ke Semarang mengikuti suami dan pensiun di sana. Sekarang beliau tinggal di kota lumpia itu.




2. Drs. Akhmad Narsanto (Pak Narsanto - guru Agama Islam)
Orangnya sederhana dan baik hati. Tak pernah marah. Seingat saya dia mengajar saya aktu kelas 1. Ketika itu beliau "ngekos" di sekolahan. Maklum rumahnya jauh di daerah Dukuhwaluh Purwokerto. Karena pertimbangan jauh itulah kemudian pindah tugas.

3. Drs. Muhammad Sukiman (Pak Kiman - guru Agama Islam)
Beliau sebenarnya guru yang diperbantukan dari Depag. Orangnya juga baik hati dan tak pernah marah. Sebelum pensiun beliau dipindah ke SMA Negeri 2 Cilacap sampai pensiun. Terakhir ketemu (sekitar 1,5 tahun yang lalu) beliau masih dalam keadaan sehat, meski tubuhnya tetap kecil seperti dulu.

4. Drs. Wasroh Wahyudin (Pak Wasroh - guru Agama Islam)
Sama seperi Pak Sukiman beliau juga guru Depag yang ditugasi untuk mengajar di sekolah kita. Salah seorang putranya (Novi) adalah siswa seangkatan kita (jurusan Bio). Beliau dipindah tugaskan ke SMA Sri Mukti dan STM Dr. Sutomo sampai pensiun. Di kampung beliau dikenal sebagai tokoh masyarakat. Sering mengisi pengajian. Sehingga di masa purna tugasnya beliau tetap aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

5. Sardiyo, B.A. (Pak Sardiyo - guru Bahasa Indonesia)
Sebenarnya (menurut ijazahnya) beliau guru bahasa Jawa. Tapi entah bagaimana ceritanya sehingga beliau mengajar Bahasa Indonesia. Salah seorang putrinya (Elisabeth Palupi) adalah angkatan 1990. Kebetulan dia teman SD saya. Saya tidak tahu persis kegiatan beliau setalah pensiun. Karena memang jarang ketemu.

6. Suwardjo, B.A. (Pak Warjo - Bahasa Indonesia)
Agak sulit saya mendeskripsikan beliau ini. Tapi pasti teman-teman tahu mengenai beliau. Meski kini usianya sudah 75 tahun tetapi masih aktif bermain tenis lapangan. Terakhir ketemu beliau 14 Maret lalu, beliau masih begitu semangat. Salah seorang putra beliau (Anang Nurasa - pegawai pramuka) adalah angkatan 1992 dan kini menggantikan beliau sebagai guru Bahasa Indonesia di sekolah kita.

7. Drs. Bambang Purwanto (Pak Bambang Pur - Guru PMP - sekaran PKn)
Beliau sangat gesit menjawab pertanyaan-pertanyaan soal kenegaraan ytang di jaman itu termasuk sensitif. Beliau berani memberi jaminan bahwa pertanyaan itu tidak akan bocor ke mana -mana. Sehingga beberapa orang teman berani bertanya mengenai hal-hal yang ketika itu dianggap tabu.

8. Drs. Tumarja (Pak Tumar - guru PMP dan Tata Negara)
Yang paling membuat saya berkesan adalah ketika sekolah menerapkan aturan bahwa siswa yang datang terlambat 5 menit supaya belajar di perpustakaan. Ketika Pak Tumar datang terlambat lebih dari 5 menit di kelas I-2. Teman - teman pun nyeletuk, "Pak, Guru terlambat 5 menit mengajar di perpustakaan, Pak!". Beliaupun hanya tersenyum. Sekarang beliau menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 2 Cilacap dan sebelumnya di SMA Negeri Sampang. Kendati sudah menjadi kepla sekolah beliau tetap rendah hati. Beliau tidak segan untuk turun tangan mengerjakan apapun yang bisa dikerjakan, termasuk menyapu tempat yang kotor. Kebetulan beliau masih sering ke SMA Negeri 1 Cilacap kaitannya dengan hal - hal yang berkaitan dengan Sub Rayon, Komda, atau hal-hal yang ditangani oleh K3S (Kelompok Kerja Kepalas Sekolah) dimana Kepala SMA Negeri 1 Cilacap menjadi ketuanya.

9. Karneli, B.A. (Bu Karneli - guru Bahasa Inggris)
Beliau termasuk guru senior ketika jaman kita sekolah. Yang tak terlupakan adalah setiap siswa SMA Negeri 1 Cilacap mengikuti kegiatan di alun - alun Cilacap, pasti kumpulnya di rumah beliau di Jalan Kauman. Beliau wafat beberapa tahun lalu di rumahnya di Perum Sidanegara Indah - bukan di jalan Kauman lagi.

10. Drs. Urip Santoso (Pak Urip - Guru Bahasa Inggris)
beliau masuk ke SMA Negeri 1 Cilacap sekitar tahun 1998. Anak Fisik yang paling diingat oleh beliau adalah Claudia, karena kemampuan bahasa Inggris Claudia yang mantab... Kalau pas ngobrol dengan saya blaiu sering tanya, " Bas, kae gemiyen kancamu sing pinter bahasa Inggris sing bocahe putih sapa ya?". "Claudia, Pak?" jawabku setengah bertanya. "Iya...".
Kuat Riyadi si makhluk kriting dari Kawunganten pernah membuat beliau marah gara-gara bercandanya kelewatan. Masa "bulb" dibaca bulep? Kuat... Kuat... nang endi kowe siki. Digoleti pak Urip kae...
Pak Urip masih aktif sampai sekarang si sekolah kita

bersambung dan lebih seru

3 komentar:

ClaudyR mengatakan...

Terimakasih banyak yah Mas Langgeng. Artikel ini sangat membantu untuk memulihkan kembali memori2ku yg memang sudah sangat error. Harap dimaklumi krn aq sudah sejak 19 tahun meninggalkan tanah air. Rencana hanya sekedar untuk menuntut kuliah, malah jadi nyangkut di negara orang. Terimakasih sudah diingatkan kembali mengenai peristiwa Kuat yg membuat Pak Urip marah sampai meninggalkan ruangan ketika jam pelajaran & berkata: "daripada darah tinggiku kumat" (inipun baru ingat, stlh diingatkan di fesbuk olehmu). Sebelumnya kupikir peristiwa ini diprakarsa oleh Bowo sang ketua kelas dgn alm. Pak Badja... Tapi kayanya salah ketik thn (1998?) saat bergabungnya Pak Urip dgn SMAN 1? Memori masa2 SMA di kelas Fisik (dulu masih A1) benar2 sangat berkesan...

Salam kangen dari Jerman untuk semua guru2, Claudia

alfha mengatakan...

terima kasih sudah menulis artikel ini mas. Saya Alfha, angkatan 1992. beberapa guru diatas pernah mengajar saya.

Gemah Ripah mengatakan...

Subhanallah..postingan yg penuh sejarah.jd teringat kdmbali jaman2 saya sma di cilacap.. Waktu itu saya termasuk sering bertemu dikantor beliau (Ibu Dta. Hastuti/Kepsek) urusan osis..colek mas Anang, mbak Astrid.. I miss u friends... 😊

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons